romantis

My Sex(y) Partner – Prolog

Tittle : My Sex(y) Partner

Cast : Thomas Ryan Yoseph (Troy The Batman) & Alice Philips

Genre : Romance Adult

Seri : The Batman Area!

 

Prolog

 

Dengan semangat Troy memasuki sebuah gedung dimana akan diadakan sebuah pemotretan untuk sebuah majalah dewasa. Seperti biasa, jika pemotretannya kali ini berhubungan dengan majalah dewasa, maka Troy hampir yakin jika dirinya akan mampu dengan mudah membawa lawan mainnya dalam pemotretan tersebut untuk naik ke atas ranjangnya setelah pemotretan berakhir. Hal itu selalu dilakukan Troy, dan dirinya tidak pernah absen melakukan hal tersebut.

Kali ini, Troy merasa sedikit penasaran dengan lawan mainnya dalam beradu gaya. Masalahnya, lawan mainnya tersebut adalah model wanita yang baginya cukup asing, atau bisa dibilang baru. Namanya Alice Philips. Jika ditilik dari namanya, Troy hampir yakin jika perempuan ini adalah perempuan bule. Bisa saja Troy mencari tahu melalui internet, tapi tentu saja ia tidak melakukannya karena ia lebih suka dengan yang namanya kejutan.

Setelah menaiki lift, akhirnya, sampailah Troy tepat di depan sebuah kamar. Ia dipersilahkan masuk oleh dua orang yang memang berjaga tepat di sebelah pintu tersebut. Kemudian tanpa basa-basi lagi. Troy masuk.

Rupanya, disana sudah ada beberapa kru yang sedang menyiapkan diri. Sedangkan yang lainnya sudah tampak memulai pekerjaannya di dalam sebuah kamar.

“Jadi, Scene pertama di atas ranjang?” tanya Troy saat menatap sebuah script yang disiapkan oleh kru.

Meski itu hanya sebuah pemotretan, tapi biasanya kru-krunya memiliki script atau alur cerita agar para model bisa menyesuaikan diri dengan ekspresi mereka dan supaya gambar mereka dapat ditangkap dengan baik dan terlihat lebih alami lagi.

“Ya, dan elo harus bersikap seolah-olah elo adalah suami yang bergairah.” Jawab salah seorang krunya.

Troy melemparkan kepalanya ke belakang dan tertawa lebar. “Sial! Memang seperti apa sih, penampakan si perempuan?” tanya Troy penasaran.

“Elo belum pernah lihat dia atau mencari tahu tentangnya?” Si Kru berbalik bertanya.

Troy mengangkat kedua bahunya. “Selama ini, para gadis yang selalu mencari tahu tentang gue. Memangnya dia siapa bisa membalikkan keadaan itu?”

Si Kru mendengus sebal dengan kesombongan yang ditampilkan oleh Troy. “Mending elo masuk aja gih. Jangan lupa longgarin itu celana elo, sebelum ‘adek’ elo membengkak tiba-tiba dan merusak resleting celana elo.” Ujar Si Kru dengan setengah menyindir.

Troy benar-benar tak mampu menahan tawa lebarnya. Kakinya melangkah dengan pasti menuju ke arah kamar yang akan menjadi tempatnya menunjukkan keahliannya dalam berpose panas. Tapi baru saja ia sampai di ambang pintu kamar tersebut dan pandangannya menyapu orang-orang di hadapannya, Troy kehilangan tawanya seketika.

Sial! Ia merasa pangkal pahanya berdenyut seketika saat mendapati seorang wanita muda sedang berpose seksi di atas sebuah ranjang. Tatapan wanita itu menatap lurus pada kamera di hadapannya. Wanita itu bertubuh ramping, perutnya datar, namun pinggul dan dadanya berisi padat. Rambutnya terurai berwarna merah kecoklatan, kulitnya putih tapi beberapa bagian tampak merona kemerahan. Wanita itu hanya mengenakan lingerie seksi yang sangat tipis, bahkan mendekati transparan. Troy bahkan dapat melihat dengan mata jelinya bagaimana puncak payudara wanita itu tersembunyi dengan indah dibalik lingerie yang dikenakan wanita tersebut.

Berengsek!

Apa yang dikatakan Krunya tadi benar. Saat ini, Troy merasakan pangkal pahanya membengkak seketika. Seakan celana jeans yang ia kenakat terasa menyempit, sesak dan ingin segera dibuka.

Sial!

Siapa yang yang mendatangkan wanita ini untuk dipasangkan dengannya? Apa ini akan menjadi sebuah berkah karena Troy yakin akan dapat meniduri wanita seksi dihadapannya tersebut? Ataukah ini akan menjadi ebuah kutukan, saat Troy sadar bahwa ia harus menahan hasrat membaranya beberapa jam kedepan atas nama profesionalisme di depan kamera?

Sialan! Entah kenapa saat ini Troy merasa jika sedang dikerjai oleh seseorang yang telah memasangkan dirinya dengan wanita tersebut. Tapi troy tak peduli, sungguh. Yang ia pedulikan saat ini dalah, bagaimana caranya agar pekerjaan sialannya ini segera selesai lalu mengajak wanita itu naik ke atas ranjangnya dan melampiaskan hasrat menggebu-gebuya pada wanita itu. Sungguh! Hanya itulah yang saat ini ada dalam pikiran Troy.

-TBC-

3 thoughts on “My Sex(y) Partner – Prolog”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s