Pemenang Kuis Love In The Dream

Comment 1 Standard

Sebelumnya saya ingin sedikit bercerita yaa.. karena ternyata salah satu jawaban dari seorang peserta kuis ini ternyata nyantol di hatiku, kenapa?? Oke silahkan di baca cerita pendek saya ini.

 

Settingnya terjadi sekitar bulan juni tahun lalu, saat itu mungkin kebanyakan dari kalian belum mengenalku atau membaca tulisan Absurdku ini hahhahha.

Saat itu tiba-tiba si suami menegurku. karena katanya aku sudah mulai sedikit gila karenaa sering ketawa sendiri di depan Laptop atau di depan hapeku.

Mas : “Dek, Kamu kenapa Sih, Kayak orang Gila ketawa sendiri.”

Aku : “Enggak mas, ini loh, teman2ku di facebook.”

Mas : “Oh Ya.. yg di Facebook itu, Kak Dhanni, Kak Dhanni apaan?? Berandaku penuh poto2 dari temen2mu yang menandaimu, Belom lagi statusmu atau temen2mu yang selalu nyebut Kak Dhanni Kak Dhanni, Emange Kak Dhanni itu siapa sih..” (Maklumi aja, FB Suamiku ini adalah besak FBku dulu xixiixixi jadi kebanyakan semua temanku pasti berteman dengannya.hahahha)

Aku : “Hahhahah Sampean pengen tau aja Mas..”

Mas : “Di tanyain, malah Nyengir, Wong edan.” *Suamiku mulai mencak2

Note, Kami bicara pakek bahasa jawa Asli.. hahhaha

 

Beberapa bulan kemudian tepatnya Akhir bulan 11 saat ini kak Dhanniku sudah publish di Playstore dengan bangganya aku bilang sama suamiku.

Aku : “Mas.. Mas.. mana Hapemu.”

Mas : “Mau Apa??”

Aku : “Coba buka Playstore.”

Mas : “Trus…”

Aku : “Tulis nama Zenny Arieffka.”

Mas : “Ngapain aku nulis nama anehmu itu..”  (Si mas ini tau kalo aku bikin Blog ini dengan nama Mamabelladramalovers dan dengan Nama Pena Zenny Arieffka.)

Aku : “Wes Tah lah mas.. ayoo tulis..”

Mas : Dengan males nulis itu namaku. dan pas keluar.. Jreeng jreeenggg.. dia melongo. “Loh Ini apa dek..?”

Aku : “Itu dia Kak Dhanniku…” sambil jingkrak2 dan tepuk tangan.

Waktu itu wajahnya sempat menyiratkan suatu kebanggaan tapi pas aku jawab ‘Itu Kak Dhanniku’ wajah suamiku itu kembali pada Mode cuek seperti biasanya.

Mas : “Alaaahh Kak Dhanni lagi kak Dhanni lagi, Wong masih gantengan aku ae kok.”

sedangkan aku hanya diam, dan masih terkikik dalam hati. Ya ampun Mas,,, Kak Dhanni itu kamu kali mas… Kamu Kak Dhanniku.. kataku dalam hati. -Untung sampek sekarang suamiku nggak pernah baca dan nggak berminat baca cerita The Lady Killerku itu hahhahaaha banyak kenangan kami di cerita itu soalnya.. hehehe-

Sekitar bulan dua.. tahun ini..

Waktu itu aku nulis sambil jualan seperti biasa, pas aku jualin seorang pembeli, tiba-tiba aku lihat si Mas Suami ini sedang tertarik baca tulisan di Laptopku. padahal nihhh setelah kejadian Kak Dhanni itu dia udah nggak mau tau lagi ama dunia khayalan istri gilanya ini, tapi nggak tau kenapa saat itu dia Baca tulisanku itu.

Tulisanku saat itu adalah novel Love In The Dream, tentang Brandon yang hanya mau mencium wanita yang di cintainya di keningnya Aja. Dan….. Saat si pembeli sudah pulang, Si mas Suami ini langsung nyembur aku.

Mas : “Dek.. ini kamu nulis tentang aku yaa… Kok ada kayak gininya, cuma nyium di kening.”

Aku : “Lah sampean kok kepedean.” Aku mengelak.

Mas : “Lah Emang aku kayak gitu kan..”

Aku : “Dulu.. sekarang udah enggak.”

Mas : “Lah trus kenapa kamu nulis itu di novelmu itu, di ganti Brandon lagi namanya..”

Aku : “Emange nggak boleh, aku kan pengen lebih romantis mas..”

Mas : “Owww berarti aku sekarang udah nggak romantis gitu karena nggak pernah Nyium keningmu??”

Aku : “Yaa emange wes nggak.” Jawabku cuek.

Mas : “Huuhh Gak Kreatif. itu sama Ajaa si Brandon itu aku.”

Aku : “Masih gantengan Brandon kali mas..”

Mas : “Yaa.. tapi masih Romantisan aku, buktinya dia nyontoh aku.”

Lalu si mas pergi begitu saja. Lagi-lagi aku menghela nafas panjang. Sosok Brandon, dan aaron itu nggak jauh beda sama sosok Dhanni Mas.. Dan mereka semua itu inspirasinya dari Kamu.. masak kamu mau cemburu sama dirimu sendiri sih… Pikirku dalam hati sambil cekikikan.. hahahhaha

 

okehh jadi sudah pada tau kan siapa pemenangnya… ini dia pemenangnya…

pemenang dbdb

Komentar Di Blog dan juga di Fanspage Fb dengan Nama : Viana dia komentar seperti ini :

‘yang paling aku suka dari cerita ini yaitu saat brandon selalu mencium kening alisha ,,,hahahah itu adegan sederhana memang tapi disitu tuhh bikin aku gregetan bgt,,secara selama author update bang brand dari episode 1 sampai tamat akuu berhasil merayu my husband buat ngelakuin kaya brandon nyium kening.n itu so sweet bgt pernah ampe maksa dia baca juga..alhasil sekarang kalo ketemu rutinitas itu gak pernah ketinggal,,hahhahahahah author kali ini ceritamu sukses bikin aku ngerasa di dunia nyata walaupun sedikit,big thanks for you..dan yang konyol lagi dia selalu nyisipin kata kata “aku lebih romantis dari brandonmu itu”setiap nyium kening….hahahah sekali lagi thanks bgt….’

Yeeee selamat buat Viana.. kamu dapat Trilogi The badboys dariku… :* :* #KissKiss Alasan saat aku pilih dia adalah, Aku senyum2 Gaje saat baca komentarnya, entah kenapa itu mengingatkanku sama mas Suami yang suka cemburu sama Sosok Fiksi yang aku ciptain.. hahhahah Sekali lagi selamat buat Viana, kamu harus terimakasih lohh sama suamimu.. hehehhhe

 

dan.. berhubung pesertanya lebih dari 50 orang.. maka aku akan tambahin 3 pemenang lagi… pemenang itu akan mendapat masing2 Satu buah Novel dariku (Bisa pilih judulnya antara The Lady killer, atau My Everything -Untuk Because Its You maaf, Udah Sold dan cetakan Ulang belom jadi.. heheheh) dan ketiga pemenang itu adalah….

pemenang 2

Komentar di Blog dengan nama : Ayu Diah dan ini komentarnya

‘kalo aku suka saat brandon dan alisha ke pernikahannya kezia, waktu mereka mau pulang tiba tiba yogie muncul didepan mereka trus yogie terang terangan lagi nyatain cinta nya ke alisha didepan brandon. waktu Yogie natap lembut Alisha, tanpa sungkan mengusap lembut pipi Alisha dan bilang “Aku benar-benar mencintaimu. Kali ini aku mengalah demi kebahagiaanmu, Tapi saat aku mendengar Kamu menderita karenanya, Aku akan kembali merebutmu.” Trus si yogie pergi gitu aja ninggalin mereka berdua,haha dan lucunya brandon sama alisha nganga lagi sama ucapannya si yogie. mungkin bingung kali yah😀 hihi trus alisha nanya ke brandon “Dia tadi kenapa??”
trus brandon jawab “Dia Gila.” Haha sumpah ngakak pas baca adegan ini. Lucu kali raut mukanya’

Selamat ayu diah.. aku juga ngakak baca komen kamu, karena pada sat itu aku juga bayangin ekspresi alisha dan brandon.. hahhahahhah

 

pemenang 3

Komentar di Fanspage Fb  dengan nama : Dewi Asmi dinata ini komentarnya :

kalo aku suka nya mereka pergi untuk brtmu dg kakak nya alisha. khususnya setelah alisha tau kalau kakak nya itu ternyata kerjasama dg brandon. trus yg bikin aku ngakak ketawa itu, saat mereka brdua d hotel, dg alasan alisha lagi dapett. membayangkan wajah brandon kcewa itu lohh kak. tapi untung aja si alhisa bisa memberikan yang lainnya. hahahahha…

hahahha dan aku pilih komentar Dewi Asmi ini karena tiba-tiba aku bayangin Alisha memberikan sesuatu yang lain sama si Brand.. kira2 sesuatu apa yaa itu.. hahahhaha *Ngakak *Lol

 

pemenang 4

Komentar pada Blog dengan nama : Nunaalia ini Komentarnya..

‘Adegan yg mengesankan buat aku ada di Chapter 4: Hatiku memilihmu.

Di awal part, ketika Brandon bertemu dengan Anisha, saudara kembar Alisha, namun Brandon yakin kalau Angel yg selalu muncul dalam mimpinya adalah Alisha walaupun Anisha yg feminim mirip secara fisik dan sikap dengan Angel. Karena hati Brandon sudah memilih Alisha.

Dan ketika Anisha bertanya apa yg akan dilakukan Brandon jika Alisha benar-benar wanita dalam mimpinya, dengan cepat dan tegas Brandon menjawab, “Saya akan menikahinya.”

Kyaaa dibuat meleleh dengan tekad Brandon ini niy!!

Dan quote dari Brandon di akhir chapter bikin klepek-klepek!

“Al…walau ada seribu orang yg mirip denganmu atau Angel dalam mimpiku, aku tidak peduli.
Hatiku memilihmu. Jantungku mengenalimu. Aku tahu jika kamulah Angel dalam mimpiku.
Aku akan mendapatkamu, Al… Dan aku akan menagih janjimu dalam mimpiku.’

heheheh Nunalia, aku memilihmu karena saat aku baca lagi Quote dari brandon di atas, aku jadi merinding,.. hehhehe terharu, tersentuh, ternyata aku bisa bikin kata2 seperti itu juga.. hahhahahah

 

Oke.. selamat buat para pemenang…. yeee.. jika kalian sudah punya novelnya, hadiah bisa di tukar dengan Voucer pulsa  (Untuk pemenang utama 150Ribu dan untuk pemenang tambahan masing2 50Ribu sesuai harga novel yaa.. hahahahha)

Tolong segera hubungi saya Via Inbox di Facebook Fanspage Zenny Arieffka – Mamabelladramalovers atau Chat Via Line @Bellaarieffka23  saya tunggu Inbox atau Chatnya yaa….

dan untuk yang belum beruntung, aku berterimakasihhh bgt karena mau ikutan berpartisipasi.. hehhehe semoga di lain hari ada kuis2 yang lain dengan hadiah yang lebih baik lagi.. aminnn….

sekalilagi makasih dan byee.. byee… *BigHug

Note : abaikan Cerita saya dan suami di atas.. hahhahah #NoDrama #Nosettingan #CumasharePengalaman

Advertisements

My Cool Lady – Chapter 1 (Hari yang Sial)

Comments 9 Standard

MCLN2My Cool Lady

Kasih komenmu yaa untuk Chapter 1 ini.. hahhahaha enjoy readig…

Chapter 1

-Hari yang sial-

 

Bella benar-benar tak habis pikir dengan brandon, Brandon tentu tau bagaimana bencinya Ia dengan Aaron, tapi nyatanya Brandon dengan sengaja menyuruhnya untuk menjemput iblis satu ini. Dan Aaron.. Astaga.. Untuk Apa Ia kembali ke negeri ini?? Sial.. benar-benar Sial.

“Bell.. Aja Aku keliling kota yaa nanti, Aku sudah nggak hapal jalanan Ibu kota.” Aaron berkata dengan nada menggodanya. Saat ini mereka sedang berada di sebuah Cafe tak jauh dari Bandara.

“Aku banyak kerjaan.” Jawab Bella dengan Cueknya.

“Aku bisa menyuruh Brandon meliburkan kamu dan memberikan waktu liburmu untuk menemaniku.”

Bella hanya memutar bola matanya jengah. Ahh Sial..!! tentu saja Aaron bisa melakukan apapun, bukankah saat ini Ia sebagai bawahan dari Brandon, Kakak Aaron, dan secara tidak langsung Ia juga menjadi bawahan Aaron. Sial..!!!

“Terserah.” Hanya itu jawaban dari Bella.

Aaron tersenyum melihat sikap Bella padanya yang ternyata masih sama seperti dulu. Cuek, jutek, judes, dan lain sebagainya. Gadisnya ini ternyata tidak berubah, dan itu membuat Aaron semakin menginginkannya.

***

Aaron tak dapat menghentikan senyuman dari wajahnya ketika melihat Bella tak henti-hentinya mengumpat karena dirinya. Bagaimana tidak, saat ini Bella dengan pakaian kantor rapinya, Rok pendeknya dan sepatu hak tingginya, Dia membawa tas besar milik Aaron dan Aaron mengajaknya berjalan-jalan sepanjang taman kota.

Bella merasa kakinya seakan sudah mati rasa. Bagaimana mungkin Aaron melakukan ini semua terhadapnya?? Bisa saja Aaron meninggalkan tas besar sialannya itu di mobil Brandon, toh di sana juga ada supir Brandon. Tapi nyatanya, Ia malah menyuruhnya untuk membawa tas besar sialannya ini kemanapun dia melangkah.

“Kamu capek Bell??”

“Tentu saja, apa kamu nggak luihat bagaimana beratnya tas sialanmu ini?”

Aaron malah tersenyum menyeringai. “Kamu nggak berubah yaa..”

“Terserah.” Lagi-lagi Bella berkata dengan nada Cuek bercampur kesalnya.

Tak lama mereka duduk di bangku taman, Aaron dengan menyebalkannya menyuruh Bella untuk membelikan Ice Cream yang ad di taman tersebut. Dengan enggan Bella menolaknya tapi tentu saja dia kalah dan mau tak mau membelikan Aaron Ice Cream tersebut lengkap dengan umpatan-umpatan khasnya.

Sial..!! Aaron pasti benar-benar berniat untuk mengerjainya.

“Aaron, kapan kita balik?? Astaga.. kamu tau nggak aku harus kerja dan lihat sekarang sudah mendung.”

“Ayolah Bell.. Brandon nggak akan marah sama kamu kalau pun hari ini kamu nggak balik ke kantor. Jadi tetap Stay disini dan temani aku menikmati sore yang indah ini..”

Indah?? Indah dari hongkong?? Gerutu Bella dalam hati.

Tak lama Ponsel Bella berbunyi. Bella merogoh tas nya dan mengeluarkan ponselnya.

“Halo??”

“….”

“Iya.. jam Lima nanti sudah pulang kok.”

“…”

“Jangan.. Nggak usah di jemput.”

Aaron mengernyit, dengan siapakah Bella menelepon?? Kenapa nada suara wanita itu melembut?? Sial..!! jangan bilang kalau itu pacarnya.

“Ya udah, nanti Sms saja.”

“…”

“Baiklah, jemput di dekat pertigaan saja kalau gitu.”

“…”

“Iyaa byee…”

Akhirnya teleponpun di tutup. Aaron menatap Bella dengan tatapan tajamnya.

“Siapa itu??” Suara Aaron entah kenapa berubah. Nada suaranya benar-benar tak enak di dengar.

“Bukan urusanmu.” Jawab Bella dengan cueknya.

Siall..!!! Aaron benar-benar tak mengerti bagaimana cara menghadapi wanita di hadapannya ini, Wanita ini benar-benar memiliki sifat yang sangat cuek dan sulit di sentuh.

***

Bella masih saja diam tak menghiraukan Aaron yang duduk di sebelahnya, ia lebih memilih mengotak-atik ponselnya dengan sesekali terkikik. Dan itu benar-benar membuat Aaron kesal.

Bagaimana mungkin gadis di sebelahnya kini tak menghiraukannya sama sekali?? Apa Dirinya sama sekali tak menarik di hadapan Bella??

“Apa yang terlalu asik sampek kamu cuekin aku??” tanya Aaron dengan nada sinisnya.

Bella melirik kearah Aaron sebentar lalu memutar bola matanya kelayar ponselnya da kembali terkikik dengan ponsel tersebut.

Dengan kesal, Aaron merampas Ponsel Bella dan melihat apa yang sedang di lakukan bella hingga mengacuhkannya.

“Heii kembalikan, kamu melanggar Privasi orang tau nggak, kembalikan.”Aaron masih saja menjauhkan Ponsel dari tangan Bella sambil melihat-lihat apa yang tadi di lakukan Bella.

Rupanya wanita itu sedang melakukan kuis di ponselnya. Dan entah kenapa kini jadi Aaron yang ingin melakukan kuis tersebut. Dengan cekatan Aaron memainkannya dan tak lama kini Aaron lah yang terkikik karena permainan tersebut.

“Sini, kembalikan, kamu kan punya Hp sendiri.”

“Nggak enak, Hp ku nggak ada mainan gituannya.”

“Ya download sana, Mana sini Hp ku.”

Aaron dengan menyebalkannya masih saja menjauhkan Ponsel bella dari jangkauan tangan Bella. Tiba-tiba Ponsel tersebut berbunyi. Bella dan Aaron menghentikan gerakan masing-masing dengan saling menatap mata masing-masing.

Aaron menatap layar Ponsel Bella, dan disana terpampang jelas nama si pemanggil.

“Sayang??” Aaron membaca nama si pemanggil sambil melemparkan tatapan tanda tanya kepada Bella.

Seketika itu juga Bella merampas paksa ponselnya dari gengggaman tangan Aaron. Aaron hanya ternganga, Apa Bella benar-benar sudah memiliki kekasih?? Siapa Lelaki yang di tulisnya sebagai ‘Sayang’ tersebut?? Pikir Aaron dalam Hati.

“Ohh iya, Aku turun di depan nanti.”

“…”

“Jangan, aku sudah deket kok.”

“…..”

“Oke.. tunggu di sana aja, Byee..”

Dan ponselpun di matikan. Entah kenapa suasanan di dalam mobil hening seketika. Aaron tak lagi banyak bertanya dan juga tak lagi mengganggu Bella, begitupun dengan Bella, entah kenap suasana menjadi canggung untuknya.

“Pak, Berhenti setelah pertigaan yaa.” Ucap Bella pada supir Brandon yang sejak tadi Asik mengemudi tanpa menghiraukan mereka berdua.

“Iya Mbak.”

Tak lama Mobilpun berhenti di tempat yang di tunjukkan Bella.

Aaron mengernyit. “Kenapa kamu turun di sini??”

“Ada yang jemput, Kamu tentu bisa pulang sendiri kan??” Ucap Bella dengan ketusnya.

“Tapi aku mau Kamu yang ngantar sampai rumah.”

Bella memutar Bola matanya. “Jam kerjaku sudah habis se jam yang lalu, jadi Aku nggak ada kewajiban lagi untuk memenuhi permintaan Konyolmu.”

“Ini Mau hujan Bell..”

“Lebih baik pulang kehujanan dari pada pulang se mobil sama kamu.” Gerutu Bella dan itu tak lepas dari pendengarn Aaron.

Sebenci itukah kamu sama Aku Bel??

7433f2ffe1259c910da82e2c25953ea4_400x400

Akhirnya aaron hanya menghela nafas dan melihat kepergian Bella. Aaron melihat dengan jelas dari dalam mobil. Aahhh Ternyata Lelaki sialan itu yang menjemputnya. Pikir aaron kala itu.

Lelaki itu mengenakan kemeja kantor sederhanya dengan Motor bebek sialannnya. Aaron memejamkan matanya frustasi. Masak iya kamu yang baru pulang dari luar negeri kalah sama Lelaki sialan itu?? Gumam aaron dalam Hati.

“Kita pergi pak.” Perintah aaron pada supir Brandon.

Akhirnya Aaron pun pergi melewati dua sejoli yang masih asik bercakap-cakap. Sekilas Aaron meliha bayangan Bella di Spion mobilnya. Wanita itu tampak memandang kepergiannya.

Bell.. apa kamu nggak kangen Aku?? Lirih Aaron dalam hati.

***

“Sayang.. ya ampun… Mama kangen banget sama kamu.” Nessa seketika memeluk Putera bungsu yang sangat di rindukannya tersebut. Ini sudah tiga tahun setelah Aaron kembali ke luar negeri saat setelah pernikahan Brandon.

“Aku juga Kangen sama Mama.”Aaron memeluk tubuh mama yang sangat ia sayangi.

“Kok baru sampai, harusnya kan sejak siang tadi.”

“Aku jalan-jalan dulu Ma. Yang lain mana??”

“Papa lagi keluar kota, Kakak kamu ada di ruang makan, dia juga baru pulang ngantor.” Jawab nessa sambil mengajak Puteranya tersebut masuk ke dalam.

Sampai di ruang makan, Aaron melihat pemandangan yang menurutnya benar-benar sangat menggelikan. Itu Brandon, Kakaknya tersebut dengan manja meminta istrinya yang berperut besar itu menyuapinya. Ahh membuat iri saja.

“Kalian menggelikan.” Ucap Aaron sambil duduk di sebelah Brandon.

Brandon menatap ke arah Adiknya yang sudah lama tak bertemu dengannya, Aaron kini terlihat sedikit lebih dewasa di bandingkan Tiga tahun yang lalu saat Ia kembali dari luar negri untuk pertama kalinya.

“Gue pikir Lo nggak jadi pulang.” Jawab Brandon dengan cuek lalu kembali meminta Alisha menyuapinya kembali setelah Alisha selesai menyuapi putera pertama mereka yang baru berusia Dua setengah tahun.

“Sial..!! Lo benar-benar menggelikan.” Umpat aaron, Sedangkan Brandon sendiri tak menghiraukannya.

“Biar saja, mereka selalu seperti itu. Setidaknya mereka selalu akur Er..” Kata Nessa berbisik pada Aaron. Sedangkan Aaron sendiri hanya mendengus.

“Jadi.. Kapan Lo mulai bantu Gue di kantor??”

“Besok.” Ucap Aaron secepatnya.

“Kamu Rajin banget.” Kali Ini Alisha ikut bicara. Yaa sedikit heran, Aaron baru pulang dari luar negri, seharusnya ia menghabiskan waktunya untuk santai-santai terlebih dahulu, apalagi mengingat betapa bandel dan menjengkelkannya sifat anak itu, tapi nyatanya.

“Dan Over semangat.” Tambah Brandon.

Sedangkan Aaron hanya Tertawa. “Gue masih muda, jadi wajar kalau Gue Semangat.” Aaron menegak habis jus jeruk buatan Mamanya. “Dan satu lagi Brand.. Gue Mau, Bella jadi asisten pribadi Gue.” Ucap Aaron disertai Smrik Evilnya sambil berlalu pergi.

-TBC-

Semoga suka dengan chapter perdana ini yaa.. hahahah

My Cool Lady – Prolog

Comments 10 Standard

MCLN2

My Cool Lady

Tittle : My Cool Lady

Author :  Zenny Arieffka

Genre : Roman Dewasa.

Seri   ; The Soulmate 3#

 

PROLOG

 

-SDN 1 Jakarta. – Kelas VI A.-

Bella masih sibuk menata paralatan sekolahnya kedalam laci meja kelasnya. Ini adalah hari pertama dirinya masuk kelas 6 SD yang tandanya dirinya harus belajar lebih giat lagi supaya bisa lulus dengan nilai terbaik. Walau taun lalu dirinya sudah menjadi juara umum namun tidak ada kata santai pada Kamus Bella.

Issabella Aditya, seorang anak perempuan cantik di sekolah nya dengan kepintaran diatas rata-rata…. pendiam, cuek, jutek dan tidak punya banyak teman. Mengikuti segala macam organisasi salam sekolah, lebih memilih membaca buku di kelas saat istirahat.

“Hai Bell…” itu adalah suara yang sangat di kenali Bella, suara jail yang bertaun-taun ini mengganggunya.

Bella mengangkat wajahnyandan sudah mendapati Aaron duduk di mejanya dengan senyuman mengejeknya.

“Akhirnya kita sekelas ya…” Kata Aaron penuh Arti.

“Kamu itu nggak lulus, dan tinggal kelas, masak malah seneng gitu.” Ucap Bella dengan ketus.

“Aku nggak lulus karena ingin sekelas sama kamu.” Aaron masih tersenyum mengejek.

“Kalau bodoh bilang saja bodoh. Ingat, jauhin aku, aku nggak suka punya teman bandel dan Bodoh kayak kamu.” Kata Bella lalu pergi meninggalkan Aaron begitu saja.

***

-SMPN 1 Jakarta – kelas IX A. –

“Wahhh selamat yaa Bell… kamu juara lagi…” kata seorang teman yang memberi selamat kepada Bella. Sedangkan Bella hanya sedikit tersenyum lalu kembali berdiam diri lagi

Hari ini adalah hari pertama masuk setelah penerimaan Rapor. Tentu saja Bella menjadi juara kelas se sekaligus juara umum lagi.. kepintarannya benar2 di atas rata2..

IQ nya mencapai angka 180 menurun dari sang ayah.

Saat Bella terdiam di bangkunya, dirinya merasakan ada beberapa pasang kaki mendekatinya. Bella mengangkat kepalanya dan mendapati senyuman evil dari seorang yang baginya sangat menyebalkan. Dia Aaron..

“Selamat yaa Bell… kamu juara lagi.” Kata Aaron dengan nada mengejek, lalu diikuti tawa dari.beberapa teman dibelakangnya.

“Terimakasih.” Kata bella dengan cuek lalu meninggalkan Aaron begitu saja dengan teman2nya.

“Bell… bisa ajarin aku nggak??” Tanya Aaron masih dengan nada mengejek.

“Maaf aku nggak beminat.” Jawab bella dengan ketus.

“Hahaha siapa juga yang mau di ajarin sama cewek judes kayak kamu bell”. kata salah satu teman Aaron.

“udah judes sombong lagi, makanya nggak punya teman.” Lanjut yang lain.

Dan masih banyak lagi ejekan dari teman-teman Aaron untuk Bella yang membuat Telinga Bella teras panas.

***

-SMAN 1 Jakarta Kelas XII A-

Bella sedang menulis beberapa tugas yang diberikan guru matematika di taman belakang sekolah. Dia sedang duduk bersama dengan Dimas, teman lelakinya yang juga merupakan juara di kelasnya. Mereka memang berteman dan saling kejar-mengejar dalam masalah prestasi di kelas.

”Dim.. aku yakin pasti nanti aku yang jadi juara lagi.”

“Hahahaha mana mungkin. Akulah yang akan jadi juara..” jawab dimas tak mau kalah. Keduanya lalu tertawa bersama masih dengan belajar pelajaran matematika kesukaan keduanya.

“Ehhmm…” suara Deheman itu memaksa Bella dan Dimas mengangkat kepala mereka dan mendapati Aaron sedang bersedekap dengan beberapa teman di belakangnya.

Bella kembali menatap buku2nya tak menghiraukan keberadaan Aaron sama sekali.

“Kalian pacaran ya.. anak baik2 bisa pacaran juga.” Dengus Aaron.

“Bukan urusan kalian.” Bella menjawab dengan ketus.

“Heii Bell.. apa hebatnya si dimas, dia biasa2 saja, Culun dan pakek kacamata kuda lagi.. hahahhaha” kata teman Aaron lalu di ikuti tawa teman2 Aaron yang lain.

“Mereka kan sejenis, sama2 cupu, culun dan sok pintar.” Kata Aaron dengan tajam, entah kenapa dirinya sangat tidak suka melihat bella dengan lelaki lain.

Dimas lalu berdiri. “Lalu apa Urusan Lo untuk ngurusin masalah kita, mau kita pacaran atau tidak itu bukan urusan Lo??”

Aaron akhirnya tepancing dengan perkataan Dimas. Ditariknya kerah dimas dan ditatapnya mata dimas penuh dengan Amarah. “Nggak ada satu orang pun yang boleh deketin dia. Termasuk Lo.” Aaron berkata penuh dengan penekanan.

“Lo Apa-apaan sih..” Bella akhirnya ikut berdiri memisah keduanya dan mendorong dada Aaron.

“Aaron…Lo bener2 menyebalkan. Lo tau nggak Kalau Lo cowok yang sangat menyebalkan di dunia ini.”

Aaron tersenyum mengejek. “Tapi Lo suka kan.”

“Lo pede banget. Sampai kapanpun gue nggak akan pernah suka dengan Cowok bandel dan Bodoh kayak Lo.” Pungkas Bella lalu pergi begitu saja meninggalkan para lelaki tersebut dengan ekspresi ternganga karena mendengar perkataan nya.

***

Kelulusan SMA-

Semua anak sedang sibuk mencorat-coret baju putih abu-abu mereka dengan pilox dan tinta warna-warni. Begitupun dengan Aaron. Bajunya seakan sudah penuh dengan coretan2 entah itu dari para mantannya atau teman2nya.

“Sial…tintanya habis.” Umpat Aaron saat ingin memberi tanda tangan kepada seorang temannya. “Gue ambil yang baru di kelas dulu ya..”

Akhirnya Aaron berlari kedalam kelas dan mencari pilox berwarna namun ternyata di dalam kelas tersebut ada seorang gadis dengan baju masih putihnya tanpa sedikitpun terkena noda pilox atau tinta. Gadis yang sejak dulu membuat jantungnya berdebar tak beraturan.. gadis itu… Issabella Aditya.

Aaron akhirnya menghampiri bella. Meski sudah di tolak berkali2 Aaron tak patah semangat dan seakan tak tau malu untuk menggoda Bella.

“Hai Bell.. kenapa nggak ikut coretan di luar.”

“Enggak…nggak penting.”

“Kamu lanjutin kuliah dimana Bell..??”

“Bukan urusan Lo, Yang jelas Gue pengen tidak sekampus dengan Lo.” Jawab bella dengan nada kasarnya. Padahal Aaron sudah lembut dengan ber Aku-kamu an, tapi bella masih dengan panggilan Lo-Gue nya.

“Bell..mau tanda tangan di bajuku nggak??”

“Nggak perlu, Baju Lo kan sudah penuh.”

“Masih ada tempatnya Kok. Mau ya..” Bujuk Aaron. “Ayolahh setelah ini Aku nggak akan ganggu kamu lagi, kita bahkan nggak akan pernah bertemu lagi.”

Bella mengernyit.”memangnya Lo mau kemana..?”

“Aku akan pergi jauh dan akan buat Kamu kangen sama aku.”

“Hahaha lebbay.”

“Ayolahh beneran, jadi aku mau bawa tanda tangan kamu kemanapun aku pergi.”

Deg.. deg… entah kenapa jantung Bella berdetak tak menentu karena perkataan Aaron.

“Ya sudah mana sini Gue kasih tanda tangan.” Kata bella dengan ketus untuk menutupi kegugupannya.

Aaron tersenyum bahagia. “Disini ya bell.” Aaron membuka bajunya lalu menyuruh Bella memberi tanda tangan di balik baju seragam putihnya yang berada tepat di dada kirinya.

“Kenapa di dalam??”

“Karena kamu sepesial.” Jawab Aaron dengan tersenyum manis.

“Gombal.” Kata bella dengan ketus tapi tak bisa menutupi senyuman nya.

‘Karena kamu spesial bell..karena aku ingin kamu dekat di jatungku… makanya aku sediakan tempat ini untukmu’ ucap Aaron dalam hati sambil melihat Bella yang sedang serius memberi tanda tangan di bajunya.

“Sudah selesai..sana pergi” lagi2 bella berucap Ketus.

“Boleh aku coret bajumu?” Tanya Aaron kemudian.

“Enggak, nanti yang lain ikut corat coret, Gue nggak mau baju Gue kotor.”

“Aku jamin cuma aku yang akan warnai baju kamu.”

Akhirnya dengan menghela nafas pasrah Bella mengijinkan Aaron memberi coretan di bajunya.. di sepanjang punggungnya. Entah apa yang di coret anak itu, Bella juga tak tau.

“Nahh sudah, kita foto bareng yaa Bell..” ajak Aaron.

“Buat apa??”

“Buat kenang-kenangan Bell.. aku mau pergi jauh.”

Bella memutar matanya dengan jangan… “yaudah terserah Lo deh… tapi janji yaa habis ini jangan ganggu hidup Gue lagi.”

“Iya janji…”

Akhirnya Aaron memposisikan dirinya duduk sedekat mungkin dengan bella.. Bahkan Aaron berani merangkulkan lengannya di pundak bella. Sungguh pemandangan yang sangat ajaib, dua insan yang biasa saling mengejek satu sama lain, saling bermusuhan satu sama lain kini malah duduk bersanding dengan mesrahnya sambil menatap ke kamera di hadapannya.

‘Ckreeekkk’ suara foto pertama dari ponsel Aaron.

‘Ckreeekkk’ kali ini suara foto kedua namun difoto kedua ini ekspresi wajah bella benar-benar sangat lucu. Aaron dengan cepat mengecup pipi Bella, membuat Bella membulatkan matanya seraya Ternganga karena dia tak menyangka jika Aaron akan melakukan Hal tersebut.

“Thanks Bell, Tunggu aku yaa…” kata Aaron sambil berlari pergi meninggalkan Bella yang ternganga sambil mengusap pipinya tempat Aaron menciumnya tadi.

***

-Beberapa tahun kemudian (sekarang)-

Aaron menatap layar di ponselnya… layar yang memperlihatkan gambar dirinya sedang mengecup pipi seorang gadis yang tampak berekspresi terkejut.

Aaron tersenyum melihat gambar tersebut. “Aku merindukanmu Bell..” gumamnya.

“Maaf pak… pesawat akan lepas landas, silahkan dimatikan terlebih dahulu ponselnya.” Seorang pramugari memberi interuksi pada Aaron.

Aaron tersenyum dan mengangguk. Lalu mematikan ponselnya. ‘Sebentar lagi kita akan bertemu sayang… dan aku akan buktikan padamu bahwa hanya aku yang berhak memiliki mu.’ Gumam Aaron dalam hati.

***                  

-Bandara internasional Soekarno-Hatta –

Bella dengan gelisah menatap jam di tangannya. Sial.. ini sudah ber jam-jam ketika Brandon, atasannya tersebut menyuruhnya untuk menjemput seorang Klien yang datang dari luar negeri…. bahkan Brandon dengan menjengkelkannya tak memberi tau siapa Klien tersebut.

Brandon hanya menyuruhnya untuk menuliskan nama klien tersebut disebuah kertas dengan nama ‘Mr. A’

Ahhh…. Brandon benar-benar menyebalkan. Suda 6 bulan ini Bella bekerja dengan Brandon.. itupun hanya karena kemauan sang ayah. Jika tidak, Bella tak akan mau bekerja dengan keluarga orang yang paling di bencinya tersebut.

Bella menatap layar informasi.. ternyata pesawat yang di tumpangi sang Klien tersebut sudah mendarat. Akhirnya Bella berdiri menuju kedepan pintu kedatangan dan mengangkat sebuah kertas besar bertuliskan ‘Mr. A’..

Sungguh ini adalah hal yang menyebalkan bagi Bella…lalu tiba-tiba datang sesosok lelaki dengan smrik evilnya. Lelaki yang sangat di kenalnya.. Lelaki yang sangat di bencinya… Lelaki yang paling menyebalkan baginya di muka bumi ini. Aaron Revaldi.

“Haii Bell… apa kabar..?” Sapa Aaron dengan senyuman miringnya.

Apa ini mimpi..??? Semoga saja ini hanya mimpi, jika bukan, Bella tau jika dirinya akan seperti masuk kedalam neraka dengan kedatangan Aaron.

-TBC-

Love Between Us – Prolog

Comments 11 Standard

1461672642101Love Between Us

haii haii haii.. ketemu lagi ama author gaje nih.. hahhaha kali ini aku akan bawa cerita baru.. Bukan, Ini bukan salah satu cerita dalam list Project yang sedang ku garap.. ini adalah Project baru bersama dengan salah seorang sahabatku yang menjadi Author Kece di wattpad Siapa lagi kalau bukan Jreeeng jreenggggg

@Cutelfishy (Author The Life dan Touch Love) hahhahaha yang punya wattpad ingsya alloh tau.. ini Author kocak abis lohhh hehhehehe nahh ini adalah cerita pertama hasil dari kolaborasi kami. Semoga nanti kalian suka ceritanya yaa,,, Oke.. Langsung saja, ini dia Prolognya,,,

#Prolog

Denny berjalan sedikit tergesa-gesa saat pulang dari kantor. Kantor yang sudah hampir sepuluh bulan ini di naunginya. Ini adalah sabtu sore pertanda ia harus pulang cepat agar bisa berbelanja kebutuhannya sehari-hari di supermarket langganannya.

“Den… mau bareng??” Seorang Gadis menyapanya, itu Vita. Gadis yang selalu di gosipkan dekat dengannya ketika di kantor.

Denny menggelengkan kepalanya. “Nggak usah, aku bawa motor.” Ucapnya dengan lembut.

“Ayolah, sekali-kali kita pulang bareng.” Gadis itu tak mau menyerah mencari perhatian Denny.

“Laik kali saja Vit.” Lagi-lagi Denny menolak. Dan kali ini Vita akhirnya menyerah.

Denny berjalan ke arah motor maticnya sambil sesekali melihat jam di tangannya.

Arghh..!!! Sudah lewat jam lima sore.

Jika ia pulang dulu pasti nanti akan terlalu malam untuk belanja. Akhirnya Denny memilih untuk langsung berbelanja di Supermarket.

***
Supermarket itu lebih ramai dari biasanya. Ya tentu saja, bukankah ini weekend?? Pastinya banyak orang yang berbelanja dan bermalam minggu seperti sekarang ini.

Dengan santai Denny memilih-milih barang keperluannya tanpa menghiraukan banyaknya ibu-ibu yang sedikit ternganga menatapnya. Kemanapun Denny pergi, ia selalu menjadi pusat perhatian. Bukan karena ia aneh atau semacamnya. Melainkan karena ketampanan yang ia miliki membuat mata siapa saja yang memandangnya seakan tak ingin berpaling darinya.

Denny memilih barang mulai dari kebutuhan mandi, makan, dan perlengkapan lainnya hingga troli yang di bawanya hampir penuh. Setelah barang kebutuhannya lengkap, ia mendorong trolinya menuju kasir. Pada saat akan mengantri di meja kasir, trolinya bertabrakan dengan troli lain yang datang dari samping.

“Maaf Mas, trolinya tuh menghalangi troli saya.” ucap seorang Gadis yang jelas-jelas menabrak trolinya.

“Bukannya kamu yang menabrak troli saya??” jawab Denny dingin.

“Enak aja, kamu yang menabrak saya. Dari tadi saya duluan yang mengantri” sahut Gadis keras kepala itu. Denny hanya bisa menggelengkan kepalanya. Astaga.. dari mana datangnya Gadis cerewet ini?? Jelas-jelas ia lebih dulu masuk ke jalur kasir yang ada di depannya. Tapi karena pada dasarnya Denny tidak mau ribet akhirnya ia mengalah. Ia membiarkan Gadis tersebut antri lebih dulu di depannya.

‘Tit.. tit.. titt…’

Dengan bosan Denny menunggu sang kasir menghitung harga barang-barang Gadis di depannya tersebut. Astaga.. Bahkan barang-barang yang di beli Gadis ini termasuk barang-barang yang tidak terlalu penting. Pasti Gadis ini termasuk dalam gadis manja dan boros yang suka menghambur-hamburkan uang Papanya. Pikir Denny sambil sesekali menilai Gadis yang berdiri di hadapannya ini.

“Semuanya satu juta dua ratus ribu rupiah mbak..” ucap sang kasir tersebut.

“Ohh oke.. ini mbak.” Gadis itu memberikan kartu kredit. Kasir tersebut menerima dan memulai proses pembayarannya.

Tak lama, “Maaf mbak, ini over Limit.” Gadis itu mengernyit. “Masak sih mbak?? Coba yang ini..” Ia memberikan kartu lainnya.

“Ini sama Mbak.”

“Apa?? Coba yang ini, yang ini, ini…” Si gadis mengeluarkan semua kartu kredit yang ada di dalam dompetnya. Denny memutar bola matanya jengah. Sampai kapan ia menunggu Gadis menyebalkan ini???.

“Maaf mbak, semuanya tidak bisa di gunakan. Bahkan sudah ada yang di blokir.”

Gadis itu nampak membulatkan bola matanya. “Apa?? Di blokir?? Mana mungkin ayah saya melakukan itu?? Ya ampun..” Ia lalu membuka dompetnya kembali, “Saya nggak bawa uang cash. Ini cuma ada satu juta.” ucap Gadis itu sembari menghitung uang dalam dompetnya.

“Sudah mbak, biar saya yang membayar sisanya.” Kali ini Denny menyahut dengan nada malas. Sedangkan Gadis itu menatap Denny dengan tatapan tak percayanya. Ia tidak menyangka masih ada orang baik yang mau menolong di jaman seperti ini.

***
Denny keluar dari dalam Supermarket dengan beberapa kantong belanjaan di tangannya. “Sial..!!! Gaji sebulan sudah hampir habis, belum lagi aku tadi membayari kekurangan si gadis menyebalkan itu. Ahhh gila! Kenapa juga aku mau membayarnya. Padahal gaji bulan ini kan masih lama” keluhnya.

Tiba-tiba..

“Haii…” Denny terkejut saat sesosok Gadis cantik berdiri tepat di hadapannya. Ia mengikuti Denny sampai keluar. Gadis menyebalkan yang ada di supermarket tadi.

“Ada apa?” Jawab Denny. Ia tidak mau berbasa-basi dengan Gadis yang dianggapnya seperti manekin.

“Aku mau berterimakasih karena….”

“Lupakan.” Denny memotong kalimat Gadis tersebut.

“Nggak bisa gitu, aku kan punya hutang sama kamu.” Jawab Gadis itu tak mau mengalah dan masih saja mengikuti Denny menuju ke parkiran.

“Kalau merasa punya hutang ya bayar.” jawab Denny dingin.

“Nah, karena aku mau bayar makanya aku mau minta nomor telepon dan nama kamu.” ucap Gadis itu sambil tersenyum manis. Ia mengulurkan tangannya. “Aku Aira…” Ucapnya riang.

Denny hanya menatap uluran tangannya. Lalu kemudian mengambil dompetnya. Denny mengeluarkan sebuah kartu nama dan memberikan kartu nama miliknya pada Gadis yang mengaku bernama Aira tersebut.
“Hubungi saja saya di kantor. Maaf saya buru-buru.” Kata Denny dengan wajah tak berekspresi. Lalu kembali berjalan menuju motornya ia tak menghiraukan Aira yang hanya tercengang menatap kepergiannya.

Aira tidak percaya, ada seorang Pria yang tidak tertarik akan paras cantiknya. Ia menatap sekeliling banyak Pria yang menatapnya memuja. Kecuali Pria itu, Pria yang membayar sisa tagihan belanjaan miliknya. Aira mendengus tidak suka.

“Kita lihat nanti apa kamu tidak melirikku sama sekali, Denny Handoyo?” Ucapnya sambil membaca kartu nama. Ia tersenyum miring seolah meremehkan Pria itu.

 

-TBC-

Note : Denny handoyo adalah anak dari Reynald dan Clara dalam novel saya “That Arrogant Princess” sedangkan Aira sendiri adalah gadis kecil dalam novel sahabat saya @CutelFishy dengan judul “The Life”. Kami mengerjakannya bersama, membangun karakter masing2 bersama. Aira dengan sosok manja dan lucunya akan di kerjakan oleh beliau, sedangkan Saya akan mengeksekusi sikap dingin dan Cueknya sosok Denny.. hahhha mohon do’anya yaa supaya ini cerita bisa berakhir dengan kata “END”.

Dan juga, buat yang lagi nunggu cerita saya, jangan takut semua terbengkalai karena cerita ini.. hahahah saya masih lanjut nulis, jadi tenang aja.. heheheh

Kuis LOVE IN THE DREAM

Comments 45 Standard

Hallo temen2 semuanya…  okay… karena bang Brand udah End… aku mau bikin sedikit kuis nihhh buat para Readers tersayangku… hehehhehe Udah Baca Love In The Dream dari awal sampek ending kan???? Nahhhhh kuisnya adalah……

Silahkan tulis Satu Adegan yang paling Kamu suka dalam Novel Love In The Dream ini beserta Alasannya kenapa kamu suka adegan tersebut…

Contoh  : Aku suka saat Brandon pertama kali bertemu alisha di Bus… alasannya karena aku ikut dag dig dug saat baca…

Nah misalnya gitu…. komentar terbaik (Menurutku) itulah yang akan jadi pemenangnya… semoga beruntung yaa…..

Syarat dan ketentuannya adalah :

1.) Jawaban harus di kirim di kolom komentar… bisa langsung di blog ini atau di kolom komentar di fanspage facebook -kalo bisa langsung di blog yaaa… yang baru pertama komen, jangan takut komentarnya nggak muncul, pasti nanti muncul setelah saya Approve-

2.) Penilaian berdasarkan alasan kalian kenapa memilih adegan tersebut… kalo alasannya membuat saya tersentuh atau ngakak, bisa jadi saya memilihnya sebagai  pemenang… haha hahaha

3.) Pemenang kuis akan di umumkan 3 hari kemudian… (ingsya alloh kamis yaa)

4.) Maaf. Kuis hanya berlaku untuk orang dalam negri… hehehe (buat yang ada di malaysia dan sekitarnya mohon maaf sekali karena hadiah juga saya nggak bisa kirim kesana.. hehe)

5.) Semakin banyak yang ikut maka semakin banyak pemenang yaa … hehehe

6.) Peserta dari wattpad juga boleh ikut kuis disini asal jawaban nya pun di kirim ke blog ini atau di fanspage FB..

7.) Hadiah Berupa Satu set Novel serial the badboys saya yang berjudul ‘The lady killer, Because its you, dan my everything.’ Lengkap dengan notes manis dan tanda tangan cakar ayam saya… hahahhahaha

8.) Jika pemenang sudah memiliki novel tersebut versi cetak, maka hadiah di nanti dengan Voucer pulsa 150ribu rupiah (lumayan kan…) hehe.. .

9.) Usahakan jawaban tidak sama atau semenarik mungkin

10.) Jikanbanyak yang ikut ingsya alloh akan ada beberapa hadiah hiburan… hehhehe -saya masih mikir hadiah hiburannya apa hahaha #abaikan –

Ku tunggu partisipasinya… 😘😘😘😘😘

image

Gambar Novel Set the badboys series untuk hadiah yaa..